Sabtu, 01 Desember 2012

PENERAAN TERMOMETER

.




A.    Tujuan
·         Mahasiswa dapat menera termometer secara benar
·         Mahasiswa dapat menggunakan termometer secara benar
·         Mahasiswa memahami prinsip pembuatan termometer air raksa

B.     Alat dan Bahan

Gelas Ukur


Termometer
Calon Termometer (tanpa skala)


Corong

Beker Glass

Bunsen

Tripot




Penggaris

Spidol

Es
Air

C.     Dasar Teori
Suhu merupakan ukuran kuantitatif tingkat kepanasan suatu benda. Apakah suatu benda itu panas atau dingin, diukur dengan derajat suhunya. Suhu atau temperatur dalam termofisika diberi simbol T. Satuannya biasanya dengan derajat Celcius atau Kelvin.
Alat untuk mengukur suhu adalah termometer, yang akan dibahas adalah termometer air raksa. Prinsipnya: pipa diisi air raksa. Bila suhu pipa itu dinaikkan    (T >), maka volume air raksa dalam pipa akan bertambah. Pertambahan volume air raksa ini dapat dilihat dari tinggi lajur air raksa dalam pipa yang bertambah. Jadi ada hubungan antara tinggi lajur air raksa dan suhu. Relasi antara kenaikan suhu dan tinggi air raksa dalam pipa itulah yang digunakan sebagai model termometer.

D.    Prosedur Percobaan
1.      Menera Termometer
a.       Menyusun Peralatan seperti gambar









b.      Setelah itu masukkan calon termometer ke dalam corong berisi es batu beberapa menit, sambil memperhatikan permukaan air raksa pada termometer tidak berubah lagi (permukaan air raksa tidak turun lagi). Jika tidak turun lagi kita beri tanda dengan  spidol “0˚ C”.
c.       Kemudian kita panas kan air hingga mendidih (100˚ C). Untuk mengetahui apakah air sudah mencapai 100˚ C atau belum kita gunakan termometer pabrik. Setelah itu kita ukur lagi menggunakan calon termometer, pehatikan permukaan air raksa tidak turun lagi dan beri tanda 100˚ C.
d.      Setelah itu kita mebagi interval pada calon termometer tersebut menjadi 100 skala (1 skala 1˚ C).
e.       Setelah selesai membagi interval, termometer yang kita buat sendiri siap kita gunakan seperti termometer pabrik.

2.      Menggunakan Termometer
a.       Kita akan menggunakan termometer buatan itu untuk mengukur suhu badan, suhu ruang praktikum, dan suhu air kran.
b.      Setelah itu ukur berapa suhu badan, ruang praktikum, dan air kran menggunakan termometer yang kita buat.
c.       Selain itu juga kita ukur suhu ketiganya dengan termometer pabrik sebagai perbandingan.
d.      Setelah selesai mengukur suhu dengan kedua termometer, ternyata terdapat perbedaan suhu hasil dari termometer buatan dan termometer pabrik.








E.     Data Hasil pengukuran

No.

Suhu yang Diukur
                 
Termometer Buatan


Termometer Pabrik




1.

Badan/Tubuh

33,18˚C

34˚C

2.

Ruangan

26,36˚C

29˚C

3.

Air Kran

25,45˚C

25,45˚C

·         Titik didih air pada termometer butan 94˚C
·         Perbandingan 22 : 100


F.      Pembahasan
Pada praktikum peneraan termometer ini kita diminta untuk membuat termometer celcius dengan bantuan mengukur suhu es dan air mendidih sebagai acuan, mengetahui elemen-elemen pendukung pada pengukuran suhu berserta prinsip kerjanya. Selain itu juga kita diminta untuk memahami sifat statis dan dinamis dari pengukur suhu dan menggunakannya dengan benar.
Yang pertama kita lakukan adalah membuat skala pada calon termometer dengan mengukur suhu pada es batu sebagai titik bekunya dan air mendidih sebagai titik didihnya. Jika permukaan air raksa tidak berubah lagi, kita beri tanda dengan spidol dan buat lah skalanya dengan perbandingan. Setelah termometer buatan kita selesai kita mencoba mengukur suhu badan, ruangan, dan air kran menggunakan termometer buatan kita dan termometer pabrik untuk melihat berapa perbedaan suhu keduanya ataukah sama. Setelah diukur ternyata ada perbedaan pengukuran dari kedua termometer tersebut, ini dikarenakan  kepekaan alat ukur suhu yang berbeda-beda serta dipengaruhi prinsip kerja dan sifat alat ukur tersebut.
TUGAS
1.      Mengapa ada selisih pengukuran antara “calon termometer” dengan termometer pabrik?
Jawab: Adanya perbedaan hasil pengukuran naik dan turun pada input yang sama
karena kepekaan alat ukur suhu yang berbeda-beda serta dipengaruhi prinsip kerja dan sifat alat ukur tersebut.
2.      Mengapa interval 0˚-100˚ dibagi sama?
Jawab: Karena jika interval dibagi sama akan mendapat ukuran yang kecil kalaupun
ada, selisih nya sangat kecil.
3.      Mengapa dipakai es dan air mendidih sebagai titik acuan? Apa dapat dipakai zat cair lainnya? Mengapa?
Jawab: Karena kita telah mengetahui titik didih air adalah 100˚ C dan titik beku air 0˚
dan sulit untuk diubah. Dapat memakai zat cair lainnya, karena zat cair lain
juga pasti memiliki titik acuan suhu
4.      Bagaimana prinsip pembuatan termometer?
Jawab: Pada pembuatan termometer raksa atau alkohol menggunakan prinsip
            pemuaian zat cair dalam pipa kapiler. Nilai suhu yang ditunjukaan tidak
dipengaruhi oleh nilai suhu yang diukur sebelumnya. Serta memberika
 pembacaan suhu dengan cepat dan tepat.
5.      Sebutkan beberapa termometer yang anda ketahui? Mengapa berlain-lain?
Jawab: Termometer raksa, termometer alkohol, termometer digital, termometer ruang,
termometer six-bellani, termometer klinis, termometer laboratorium, termometer kaca, termometer bimetal mekanik, termometer gallilleo, termometer inframerah, termistor, termometer strip, termometer bulb, termometer stick, termometer spring, termometer digital pasifier, termometer telinga digital, termokopel.
6.      Syarat apa yang perlu untuk menilai bahwa termometer ini baik atau tidak baik? Sebutkan!
Jawab: a. Memiliki kepekaan terhadap perubahan suhu, terutama suhu yang tinggi.
            b. Jarak (range) pengukuran suhunya relatif besar
            c. Memiliki linearitas, yaitu perubahan suhu secara cepat.
            d. memiliki response time yang baik dan singkat.
            e. Memiliki sifat histerisis yang kecil.
            f. menunjukkan suhu yang akurat, baik suhu yang tinggi maupun suhu yang
   rendah.

G.    Kesimpulan
Dari praktikum ini, dapat ditarik beberapa kesimpulan, yaitu:
·         Suhu adalah Suhu merupakan ukuran kuantitatif tingkat kepanasan suatu benda. Apakah suatu benda itu panas atau dingin, diukur dengan derajat suhunya. Suhu atau temperatur dalam termofisika diberi simbol T. Satuannya biasanya dengan derajat Celcius atau Kelvin.
·         Panas adalah energi yang muncul akibat perubahan suhu.
·         Suhu dapat diukur dengan alat ukur suhu yaitu termometer.
·         Adanya perbedaan hasil pengukuran naik dan turun pada input yang sama karena kepekaan alat ukur suhu yang berbeda-beda serta dipengaruhi prinsip kerja dan sifat alat ukur tersebut.




0 comments

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Poskan Komentar

 

Followers

About Me

Foto Saya
Rahayu Larasatie
Lihat profil lengkapku